We Share, We Happy

31 Juli 2020. Puasa arafah 1441 H.

Idul Adha tahun ini jadi Idul Adha paling bahagia sejak beberapa tahun belakangan ini keluargaku enggak bisa berkumpul secara utuh untuk merayakan hari bahagia ini di rumah. Dari tahun ke tahun, diantara kami selalu adaaaa aja yang enggak bisa pulang ke rumah. Tapi, tahun ini agaknya jadi tahun istimewa sebab kami semua bisa ada di rumah.

Namun, hari paling bahagia ini rasanya seperti sayur tanpa garam jika kami hanya merasakan kebahagiaan itu sendirian. Kami kembali memutuskan untuk turun ke jalan. Berbekal sekian rupiah yang kami belikan lontong isi dan risol yang lengkap dengan nasi dan ayam goreng krispy, kami membagi kebahagiaan kepada mereka yang kurang mampu.


Yap! Berbagi makanan buka puasa.

Teknisnya masih sama. Kami sekeluarga keliling dengan mobil. Tidak perlu turun dan keluar dari mobil, cukup dengan buka kaca dan menjulurkan tangan kami ke luar untuk menyampaikan box demi box makanan ke tangan mereka di luar sana. Bahagia rasanya.

Raut wajah bahagia mereka, senyum tulus yang terukir di bibir mereka, dan ucapan terima kasih dari lisan mereka yang terucap sore itu jadi alasan kebahagiaan kami sebab berbagi. Bagi kami memang jumlahnya tidak seberapa, tapi bagi mereka ini semua lebih membahagiakan dari apapun. Shalawat dan doa terus mengalir dari lisan kami sepanjang kegiatan berbagi ini dilakukan. Semoga terkabul segala hajat dan keinginan. Aamiin..

"Siapa yang memberi makanan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga." (HR. Tirmidzi)

Traktir takjil ini bukan pertama kalinya yang kami lakukan. Tapi untuk traktir takjil puasa arafah ini adalah yang pertama kali. Dan lagi-lagi janji Allah adalah pasti.

Sekian rupiah yang telah kami keluarkan untuk membeli makanan itu pun kembali seutuhnya sebelum semua box makanan selesai kami bagikan kepada mereka yang membutuhkan. Bahkan Allah kasih lebihan berupa aneka masakan lebaran. Yap! Kami jadi enggak perlu masak apa-apa lagi di rumah.

Lontong lengkap dengan sayur labu, ayam kecap, dan bihun goreng. Hmmmm.... lezaaaat!!! Seketika, meja makan kami jadi penuh. Alhamdulillah..

Kebahagiaan kami hari ini semakin lengkap rasanya. Sebab ada Allah yang selalu menepati janji-Nya. Enggak ada satu kejadian pun di muka bumi ini yang terjadi jika tanpa izin-Nya. Takdir dan ketetapannya jadi syarat utama kami mendapatkan ridho dan kebahagiaan berlimpah bagi kami. Terlebih, satu hal yang selalu kami yakini setiap kali kami berbagi;

"Harta yang sedikit kalau diikhlaskan untuk diberikan kepada orang lain, maka akan kembali berkali-kali lipat. Begitulah janji Allah dan Allah tidak pernah ingkar."

Betapa sempurna kebahagiaan kami tahun ini. Bisa berkumpul bersama dan berbagi kebahagiaan bersama. Gemetar batin, tangis haru air mata tidak terbendung lagi. Tepat adzan maghrib semua box makanan sudah dibagikan. Lega rasanya. Alhamdulillah..

****

Pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini;
Berbagilah.. ikhlaskan dan lapangkan hati.. jangan takut kekurangan.. niscaya Allah akan ganti berkali-kali lipat lebih dari apa yang kita minta. Dan ketahuilah, Allah tidak pernah sekalipun ingkar akan janji-janji-Nya.


Sekian.
Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

My Only One Favorite Song

Perpustakaan Mini di Sudut Kota Bekasi

Acc Sidang Tesis Jalur Sholawat