Enough

Enggak ada salahnya saat kita merasa tidak cukup akan sesuatu. Misal,
"Duh, gue belum rajin nih duhanya."
"Gue masih males-malesan tahajudnya."
"Gue masih kurang semangat belajarnya."
"Ikhtiar gue masih kurang full nih."
dll.

Kenapa ku bilang enggak ada salahnya ketika kita merasa enggak cukup akan seseuatu? Karna dengan kita merasa enggak cukup itulah sebetulnya kita jadi sadar bahwa apa-apa yang kita lakukan memang belum maksimal.

Kesadaran kayak gini emang harus ada. Penting banget. Bikin kita mikir tentang seberapa besar perjuangan yang udah kita lakukan. Seberapa banyak upaya yang kita jalani. Juga seberapa banyak usaha kita dalam mencapai sesuatu yang kita inginkan.

Tapi,
akan ada masa dimana ketika semua yang kita lakukan udah maksimal, tapi Allah masih belum juga memberikan apa yang kita inginkan, saat itulah kita harus bisa merasa cukup atas upaya dan jerih payah yang sudah kita lakukan.

Inget, Allah sebaik-baik perencana. Allah sebaik-baik penulis skenario kehidupan.

"Tapi gue udah berusaha semaksimal mungkin."
"Gue udah berdoa."
"Gue udah belajar siang malem."
"Gue bahkan sampe begadang demi ngertiin materi ujian besok."
"Gue pengen hasil yang gue dapet seimbang dengan upaya yang gue lakukan."
dll.

Atau kadang kepikiran juga,
"Masa sih dapet nilai jelek adalah yang terbaik?"
"Bukannya yang terbaik adalah dapet nilai bagus dan bisa naik panggung nerima piala?"

Nah, ini nih masalahnya. Niat kita pingin dapet nilai bagus biar dilihat orang. Pingin nilai bagus biar dapet ucapan selamat dari temen-temen. Disegani temen-temen. Disayang guru-guru. Dikagumi kakak dan adik kelas.

Itulah sebabnya kenapa dapet nilai jelek jadi satu-satunya takdir terbaik dari Allah buat kita. Bisa jadi, kalau kita dapet nilai baik enggak ada tawadhu'nya. Bisa jadi, kita malah jadi besar kepala alias sombong. Angkuh. Keras kepala. Merasa paling pintar sendiri. Enggak bisa mengamalkan ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk.

***

Pelajaran dari tulisan ini adalah bahwa apa pun yang kita dapatkan adalah yang terbaik untuk kita, meski tidak selalu seperti apa yang kita inginkan. Allah Maha Mengetahui segala yang terbaik untuk hamba-Nya.

Comments

Popular posts from this blog

My Only One Favorite Song

Perpustakaan Mini di Sudut Kota Bekasi

Acc Sidang Tesis Jalur Sholawat